četvrtak, 19. ožujka 2009.

Fatamorgana

Kamis 19 Maret 2009

Satu pagi yang sangat cerah,terasa sangat menyegarkan terpaan sinar matahari aku memulai rutinitas yang sungguh sangat membosankan,yang kulakutkan degan sangat terpaksa hanya karena aku ingin menyambung hidupku di ibu kota agar tetap bisa survaif. walau diselah-selah tugas itu terkadang aku melontarkan kekesalan yang sangat dalam terhadap atasanku,cacian makian dan terkadang fitnah,aku sadar dan sesadar sadarsadarnya.
Kembali aku merenung seorang diri menyesali masalaluku yang terbuang percuma karena pergaulan bebas dan kenakalan remaja yang tidak terkendali,tanpa kusadari waktu berlalu begitu cepat dan yang ada adalah kesiasisan belaka.
keinginan paling dalam yang ingin aku katakan iyalah bahwa aku ingn berdamai dengan masahlaluku,yang suram itu (maafkan aku ) dan kini aku adalah pribadi yang berubah yang ingin menjallani hidup ini penuh dengan sukacita dan rasa syukur.
ku ingin lari,lepas , dan meninggalkan semua ketidak nyamanan ini hari ini jam ini detik ini ya BAPA dengarkan keluh kesah dan beri aku kepekaan tuk memahami maksut dan rencanaMU ini Semoga......

nedjelja, 7. prosinca 2008.